Jumat, 21 November 2014

Quaoar, Planet Kecil di Belakang Pluto


Quaoar merupakan sebuah planetoid (planet kecil/kerdil) yang berada di belakang orbit Pluto. Quaoar ditemukan pada tahun 2002 oleh astronom Mike Brown dan Chadwick Trujillo dari Caltech dengan menggunakan teleskop di Observatorium Palomar, California, Amerika Serikat. Mereka menamakan plenotoid ini Quaoar berdasarkan nama salah satu dewa pencipta dari suku Tongva, suku asli dari lembah Los Angeles tempat Caltech berada.
Teleskop Hubble tak lama setelah penemuan Quaoar, mengamati planetoid ini dan melakukan pengukuran. Dan hasilnya Quaoar memiliki diameter sekira 1.300 km yang berarti Quaoar lebih besar daripada Ceres tapi masih lebih kecil dari Pluto. Namun berdasarkan pengukuran terbaru, didapatkan data bahwa diameter Quaoar sekira 1.092 km.
Pada tahun 2007, Mike Brown menemukan fakta bahwa ternyata Quaoar memiliki bulan kecil yang kemudian ia beri nama Weywot yang berasal dari nama anak dewa Quaoar. Kemungkinan Weywot ini merupakan hasil dari tabrakan Quaoar dengan obyek lain.
Karena kecil , jauhnya jarak pengamatan, dan terbatasnya kemampuan teleskop, astronom belum dapat meneliti Quaoar secara lebih detail. Namun diperkirakan Quaoar ini berwarna merah dengan lapisan es di permukaannya. Warna merah Quaoar kemungkinan berasal dari metana yang berasal dari atom karbon dan hidrogen yang terbentuk akibat radiasi sinar Matahari. Tim astronom pada tahun 2004 menemukan bahwa Quaoar memilki aktifitas vulkanik dipermukaannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar