Jumat, 30 Januari 2015

JEFF THE KILLER: VOW OF REVENGE PART 01 – ORIGINAL SERIES

 

PROLOG

 

*suara tepuk tangan*

*dan prom queen tahun ini jatuh kepada*

*KATE JOHNSON!*

*semua murid menatap tak percaya*

*seorang gadis gemuk bergaun pink maju dari kerumunan dan naik ke atas podium*

*matanya basah karena terharu*

*terima kasih katanya sambil menatap penonton*

*dan ini hadiah untuk sang ratu malam ini*

*sang gadis membuka kado*

*lima orang gadis lainnya bertepuk tangan mengelilingingnya*

*gadis gemuk itu menjerit ketika menemukan kepala babi di dalam kado itu*

*tiba-tiba darah babi menyiraminya dari atas*

*seluruh gaunnya berubah menjadi merah*

*gadis itu menjerit sambil menangis histeris*

*semua orang yang hadir tertawa terbahak-bahak*

*seorang gadis berusaha membelanya*

*hentikan, kalian sudah keterlaluan*

*gadis itu berlari turun dari atas podium*

*ia tersandung dan jatuh*

*tawa mereka semakin keras*

*hentikan*

*HENTIKAN!!!*

 

SETAHUN KEMUDIAN

Malam itu sebuah mobil melaju menjauhi St. Xavier’s College, menembus jalanan sepi yang dibentengi hutan di kiri kanannya.

“Bagaimana reuni dengan teman2 SMA-mu?” tanya Jason yang sedang memegang kemudi. Lampu mobil mereka hanyalah satu-satunya sumber cahaya yang menerangi jalan.

Krystabelle masih masih mencari sinyal untuk telepon genggamnya, “Asyik, seperti biasa. Sayang sekali hanya aku yang kuliahnya terpisah dengan mereka seperti ini. Aku kuliah di kota dan mereka kuliah di asrama membosankan di tengah hutan seperti itu.”

Jason tertawa, “Hei aku masih sakit hati tadi. Mengapa kau tidak memperkenalkanku kepada teman-temanmu tadi?”

Krystabelle menghela napas, “Bukan apa-apa, namun kami memiliki kebiasaan buruk sejak SMA. Kami sangat dekat hingga-hingga pacar pun kami anggap milik bersama. Dulu kami sering merebut pacar satu sama lain.”

“Apa?” Jason menoleh ke arah Krystabelle, “Serius? Kalian masih melakukannya hingga sekarang?”

“Hei, perhatikan jalan! Malam ini sangat gelap, aku takut.”

Jason kembali tertawa sambil kembali menatap ke depan, “Kenapa? Kau takut pada kegelapan?”

“Aku hanya tak ingin kita kecelakaan. Itu saja.”

“Aha ... aku tahu! Ini malam Halloween. Jadi itu alasannya?”

“Halloween? Jangan konyol!”

“Kenapa kau takut pada kegelapan? Apa kau takut akan ada hantu?”

“Jangan bodoh, Jason! Perhatikan saja jalannya!” Krystabelle mulai kesal karena Jason kembali mengungkit ketakutannya pada kegelapan.

“Bagaimana jika kulakukan ini?”

Tiba-tiba saja Jason mematikan lampu depan mobil mereka. Krystabelle menjerit begitu menyadari mobil mereka masih melaju dalam kegelapan total.

“JASON! CEPAT NYALAKAN LAGI LAMPUNYA!””

“Hahaha ... tak apa-apa. Tak ada jurang di depan. Akui saja, kau takut kan?”

“JASON! HENTIKAN!”

“Tenanglah, kita tak akan ...”

Tiba-tiba mobil berguncang keras, seolah mereka telah menabrak sesuatu.

Krystabelle menjerit lebih keras. Jason langsung menghentikan mobilnya dan kembali menyalakan lampu mobil.

Tak ada apa-apa di depan mereka.

“A ... apa tadi? sepertinya kita menabrak sesuatu.”

“Jason! Sudah kubilang kan?”

“Tenanglah ... biar kuperiksa ke luar.”

“Jason! Jangan tinggalkan aku sendirian di sini! Jason!” jerit Krystabelle. Namun pemuda itu tetap saja keluar untuk mengecek apa yang baru saja menimpa mereka.

“Hei, tak ada apapun di luar sini.” Jason memeriksa bagian depan mobil, kemudian melangkah ke belakang, “Mungkin di sini ...”

“Jason, masuklah!”

Krystabelle hanya mendengar langkah kaki Jason ke belakang mobil.

Kemudian sunyi.

“Jason?” panggil Krystabelle. Namun suasana masih saja sunyi.

“Jason! Ini sama sekali tidak lucu!” Krystabelle berharap ini hanya ulah Jason mengerjainya, seperti biasa. Namun pemuda itu tak kunjung kembali.

Kemudian terdengar suara hantaman ke arah bagasi belakang mobil. Krystabelle menjerit. Suaranya seperti seseorang menghantamkan bola basket ke arah mobil.

“BANG! BANG! BANG!”

“JASON!” Krystabelle menjerit histeris. Namun suara itu tak berhenti, malah terdengar bertambah dekat, mengelilingi mobil. Krystabelle memejamkan matanya karena takut. Namun suara itu terus terdengar ... hingga berada tepat di depannya.

“BANG! BANG! BANG!”

Krystabelle tahu ia harus keluar dari sini. Iapun memberanikan membuka matanya dan apa yang ia lihat nyaris membuat jantungnya berhenti.

Seorang pria berwajah mengerikan berdiri tepat di depan mobil sambil melemparkan sesuatu ke arah mobil, kemudian menangkapnya dan melemparkan kembali.

Wajah Krystabelle memucat begitu menyadari, suara hantaman itu bukan dari bola yang dilemparkan ke arah mobil.

Itu kepala Jason.

Krystabelle menjerit dengan panik sambil mencari-cari kunci mobil. Namun Jason telah mencabutnya.

Suara hantaman itu berhenti. Krystabelle kemudian mendongak hanya untuk menyadari suatu kenyataan yang mengerikan.

Akhirnya Krystabelle menyadari siapa pria itu. Semua orang mengenali senyum mengerikan yang sama sekali tak mirip manusia itu.

Itu adalah Jeff the Killer.

Dan ia telah membuang kepala Jason untuk ganti mengacungkan sesuatu di hadapan Krystabelle.

Kunci mobil.

***

Michael menoleh ke arah gadis itu. Dialah yang diceritakan Dr. Gunther kepadanya. Dia memiliki mata coklat yang lebar dan rambut pirang yang berkilauan. Ia tampak bahagia, meneguk segelas cherry. Apa mereka boleh meminum minuman seperti itu di sini, pikir Michael. Mungkin ini adalah salah satu bentuk “kebebasan bagi murid-muridnya agar mereka cepat lulus” seperti yang Dr. Gunther biasa katakan.

Sementara itu Janet sama sekali tak menyadari seorang pemuda tengah mengawasinya. Ia bersulang dengan teman-temannya; Emma, Trisha, dan Anne. Emma adalah gadis manis yang pendiam. Namun di antara mereka, ia –lah yang paling cerdas. Trisha adalah sosok gadis atletik yang menyukai olahraga dan kegiatan outdoor. Ia sangat tomboy bila dibandingkan dengan teman-temannya yang lain. Sedangkan Anne adalah gadis kaya yang manja. Ia selalu berpenampilan feminim dan juga sama sekali tak malu berbicara dan menggaet laki-laki.

“Hei, kurasa pemuda itu mengawasi kita sejak tadi.” kata Anne sambil terkikik.

“Mana?” wajah Janet memerah melihat seorang pemuda dengan tergesa-gesa mengalihkan pandangannya ketika mata mereka bertemu. Ia duduk sendirian di kantin.

“Apa dia mahasiswa baru?” tanya Anne, “Aku belum pernah melihatnya sebelumnya.”

“Kurasa ia mengawasimu, Janet.” kata Emma.

“Lihat saja! Jika ia menganggu kita, akan kuhajar dia!” kata Trisha.

“Ah, kau ini.” kata Anne dengan cerewet, “Pantas saja kau tak pernah mendapat pacar... sikapmu kasar seperti itu.”

Janet terkekeh, “Ah kalian ini. Dia kelihatan lumayan. Tapi kau benar, Anne. Aku memang tak pernah melihatnya sebelumnya. Dia pasti baru di sini.”

“Ia juga duduk sendirian. Sepertinya ia belum punya teman di sini.”

“Omong-omong,” Emma memotong perkataan mereka, “Apa ada dari kalian yang mendapat kabar dari Krystabelle? Sejak ia kembali dari sini, ia belum sama sekali mengirimku SMS, apalagi meneleponku.”

“Mungkin dia sibuk dengan kuliahnya.”

“Apa kalian tahu dia mengajak pacarnya ke sini kemarin?”

“Hah, apa kau serius?”

“Pemuda yang bersamanya itu? Kok dia bilang itu sopirnya?”

Anne mengangkat bahunya, “Kalian tahu sendiri kan Kristabelle, selalu saja aneh dan penyendiri. Tapi pacarnya itu lumayan juga.”

Tiba-tiba saja terdengar siaran berita di televisi yang berada di tengah kantin.

“Berita hari ini. Kondisi darurat yang diterapkan di kota New Davenport telah berakhir. Jeff The Killer yang telah meneror para warga selama bertahun-tahun diyakini telah tewas dalam insiden di Devil’s Rock. Pembunuhan berantai yang menimpa para siswa New Davenport High juga telah ditetapkan sebagai pembunuhan copycat yang dilakukan oleh tersangka berinisial T dan P ...”

Darah Janet serasa berhenti berdesir ketika mendengar nama Jeff The Killer disebut.

Tidurlah ... pergilah tidur ...”

“Kyaaa!” Janet tanpa sadar membanting gelasnya ke lantai dan berdiri dari tempat duduknya.

“Ada apa Janet?” Emma segera berdiri sambil menenangkannya. Trisha dan Anne juga menatapnya dengan penuh tanda tanya.

“A ... aku seperti mendengar seseorang berbisik di telingaku ...” Janet menoleh ke kanan dan kiri, namun sama sekali tak ada orang di dekatnya.

***

“Benar-benar berita yang gila kan.”

Michael menoleh mendengar suara seorang pria di sampingnya. Di sebelahnya duduk seorang pemuda berambut hitam, seumuran dengannya. Ia tersenyum sambil membetulkan kacamatanya.

“Jeff The Killer maksudku.”

“Ya, memang gila.” Michael menatap pemuda itu dengan curiga.

“Kau orang baru ya di sini.” pemuda itu mengulurkan tangannya, “Namaku Logan. Aku kepala redaksi surat kabar di sini.”

“Michael.” pemuda itu menyalaminya dengan enggan.

“Kau pernah mendengar tentang Jeff The Killer?”

“Yah,” Michael menjawab dengan gugup, “Kurasa semua orang pasti pernah mendengarnya. Ia sangat terkenal bukan.”

“Kau berasal dari New Davenport?” Logan menatapnya dengan curiga. “Kurasa aku pernah melihatmu.”

“Bu ... bukan! Kau pasti salah orang.”

Logan tertawa, “Hei, tak perlu gugup seperti itu. Aku hanya bertanya. By the way, boleh aku mewawancaraimu sebentar. Untuk koranku.”

“Ehm, kurasa bisa.” Michael menoleh sebentar untuk mencari gadis itu. Namun mejanya kini kosong. Tampaknya kini ia telah pergi.

“Apa kaupikir Jeff The Killer benar2 nyata?”

Michael menatap pemuda itu dengan tajam, “Apa maksudmu?”

“Yah, hingga sekarang belum ada saksi mata yang menyatakan Jeff The Killer benar2 ada.”

“Mungkin itu karena semua orang yang bertemu dengannya akan mati!”

“Ada satu orang kan ... satu2nya orang yang selamat dari serangan Jeff The Killer?”

“Ya ... kurasa itu adiknya. Namanya kalau tak salah ... Liu, bukan?”

“Ya, tapi hanya dia satu2nya saksi. Apa dia bisa dipercaya? Aku pikir Jeff The Killer ini hanya histeria massa, sama seperti kasus Chupacabra di Amerika Selatan.”

Michael pernah mendengarnya. Kasus itu melibatkan hewan2 ternak yang tewas dimutilasi. Petani bersikeras pelakunya adalah semacam makhluk mistis bernama Chupacabra. Namun para peneliti dan penyelidik berkesimpulan itu adalah serangan hewan liar biasa. Kasus kini ditetapkan sebagai bentuk histeria massal oleh pemerintah.

“Bukankah orang sepertimu seharusnya beranggapan kasus chupacabra itu semacam konspirasi alien, bukan malah mencari penjelasan logisnya?”

Logan tertawa, “Aku suka pemikiranmu. Belum pernah ada yang berkata seperti itu padaku. Namun aku serius! Aku berpikir kalau Jeff The Killer itu hanya fenomena internet saja. Bisa saja semua pembunuhan yang dituduhkan padanya adalah kasus pembunuhan random yang tak ada sangkut pautnya dengannya.”

“Jadi maksudmu, Jeff The Killer itu tak pernah ada?”

Logan menjentikkan jarinya, “Tepat sekali! Aku mengatakan ini bukan tanpa bukti. Aku sudah melakukan penyelidikan dan berkesimpulan bahwa kisah Jeff the Killer berkembang dari sebuah foto yang dipublish di youtube. Dan foto itu merupakan hasil editan.”

Logan menyodorkan sebuah foto yang sangat dikenal Michael. Wajah mengerikan dari Jeff The Killer; wajah yang membuat siapapun yang melihatnya bermimpi buruk.

“Diedit? Dari?” Michael tampak tertarik.

“Sebuah foto seorang siswi SMA yang bunuh diri. Namanya Kate Johnson.” Logan kembali menyodorkan foto yang lain. Seorang gadis yang mengalami obesitas. “Kakaknya memposting foto ini setelah gadis ini ditemukan tewas bunuh diri akibat dibully teman2nya.”

“Menarik sekali. Jadi menurutmu, Jeff the Killer hanyalah sekedar creepypasta.” Michael menarik salah satu alisnya ke atas.

Logan mengangguk sambil tersenyum.

Michael membalas senyumnya. Matanya yang hitam tampak berkilat.

“Sayang sekali kau salah. Ia nyata. Ia sangat nyata. Dan ia-lah alasanku datang ke sini.”

***

Janet menyalakan air di wastafel dan mencuci sikat giginya di atas aliran air. Ia mendongak dan melihat ke cermin.

“AAAAAAAA!!!!” Janet berteriak sekencang mungkin.

“Janet? Ada apa?” Emma tergopoh-gopoh menghampiri temannya itu. “Kau baik-baik saja.”

“A ... ada wajah di kaca!”

“Wajah? Wajah apa? Tak ada seorangpun di sini kecuali kita berempat.”

Janet berusaha mengatur napasnya yang tersengal-sengal, “Ta .... tadi aku melihatnya. Wajah itu hancur dan memiliki senyuman yang mengerikan ...”

Emma memeluk temannya itu, “Kau sering berhalusinasi akhir-akhir ini. Apa kau sedang ada masalah?”

“Ada apa? Siapa yang berteriak?” Trisha dan Anne menghampiri mereka.

“Tadi barusan ...” Emma berusaha menjelaskan, namun Janet segera memotong perkatannya.

“Tidak apa-apa kok. Aku tadi melihat serangga di sini.”

“Oh, lain kali pakai saja obat serangga di sana!” mereka berdua kemudian pergi.

“Kenapa kau tak mengatakan yang sebenarnya pada mereka?” tanya Emma.

Janet menggeleng, “Aku tak mau mereka menganggapku gila. Kau tahu kan seperti apa mereka.”

“Tapi kau harus berbicara dengan Dr. Gunther. Aku takut ini akan mempengaruhi nilai-nilaimu nanti.”

Janet mengangguk. Ia menoleh ke arah jendela kini di belakangnya.

Jendela itu terbuka. Apa mungkin yang ia lihat tadi adalah bayangan di luar jendelanya?

Janet mendekati jendela. Tidak, itu mustahil. Jendelanya ada di lantai dua. Siapapun yang ingin menakut-nakutinya harus “terbang” ke sini. Namun ia tetap melongokkan kepalanya ke luar jendela untuk melihat keadaan di luar.

Ia melihat pemuda yang tadi berada di kantin tengah menatap ke arah jendela kamarnya.

***

Logan berhasil menyelinap keluar asrama . jika Dr. Gunther tahu, ia akan dapat banyak masalah. Namun ia harus melakukannya. Ia ingin pergi ke New Davenport untuk memperoleh lebih banyak informasi untuk mengembangkan teorinya tentang Jeff The Killer. Namun usahanya malam ini gagal. Seluruh penjuru kompleks dikelilingi oleh pagar berbentuk tombak dengan ujung yang runcing.

Logan akhirnya menyerah dan hendak kembali ke kamarnya. Ia melihat tangga tersandar di luar sebuah jendela. Ia bisa menyusup ke lantai dua. Ini pasti lebih mudah ketimbang masuk ke pintu utama dengan resiko ketahuan lebih besar.

Pemuda itu memanjat tiap anak tangganya satu demi satu. Tangga itu adalah sebuah tangga kayu yang cukup reyot, namun masih kuat menopang tubuhnya, hingga ia sampai ke depan jendela. Jendela itu terbuka lebar, namun ruangan di balliknya sangat gelap hingga ia tak melihat apapun di dalamnya.

Di dalamnya, ia masih bisa melihat sesosok siluet tubuh manusia di tengah kegelapan.

“Hei, ada orang di sana?” Logan merasa kesulitan melompat ke dalam ruangan. “Bisakah kau tolong aku?”

Bayangan itu mendekatinya. Logan tak mampu melihat apakah dia perempuan atau laki-laki. Ia mengulurkan tanganya supaya orang itu membantunya masuk ke dalam.

Namun sosok itu justrumenggenggam kedua ujung tangga dengan tangannya.

“Hei, apa yang kau ....”

Dan tanpa peringatan, ia mendorong tangga itu, menjatuhkannya ke tanah.

“AAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!”

Tubuh Logan langsung tertusuk pagar besi. Ujung-ujungnya yang runcing langsung mengoyak tubuh pemuda itu. Dengan berlumuran darah ia masih berusaha melihat sosok yang telah berusaha membunuhnya.

Dengan napas terakhirnya, ia tersedak darahnya sendiri, mencoba mengatakan.

“ ... ia ... sudah ... ada ... di sini ...”

 

TO BE CONTINUED

 

 

NB: cerita ini berdasarkan rumor asli tentang origin dari Jeff The Killer. Meme Jeff The Killer yang beredar diduga berasal dari foto Katy Robinson yang konon merupakan foto terakhirnya sebelum ia bunuh diri. Di cerita ini, nama Katy Robinson aku ganti menjadi Kate Johnson.

Worlds most beautiful air plunge

Air terjun adalah sebuah penampakan alam yang mempunyai daya tarik tersendiri, penampang air yang disertai dengan tupahan air dari atas yang kadang bisa menimbulkan pancaran sinar matahari menjadi seperti pelangi membuat air terjun menjadi ikon alam romantis. Di dunia ini banyak terdapat air terjun yang memilik keindahan alam yang sangat mengagumkan. Inilah 10 air terjun yang dianggap sebagai 10 air terjun terindah di dunia more....

1. Niagara Falls – Canada/USA



Niagara Falls terletak di perbatasan antara Kanada dan Amerika Serikat. Ini terdiri dari tiga air terjun - Horseshoe Falls, American Falls dan Bridal Veil Falls - yang memisahkan negara bagian New York dan provinsi Kanada Ontario. Meskipun memiliki ketinggian hanya sekitar 53 meter, namun Niagara Falls adalah air terjun yang paling indah di Amerika Utara, dengan kapasitas produksi hingga 4,4 gigawatts listrik. Tampilan yang sangat mengesankan adalah ditinjau dari sisi Kanada dari Rainbow Bridge yang menghubungkan kedua negara tersebut.

2. The Victoria Falls – Zimbabwe/Zambia



Victoria Falls, atau Mosi-oa-Tunya, terletak di Afrika bagian selatan antara negara Zimbabwe dan Zambia. Air terjun ini dinamai setelah kedatangan Ratu Victoria pada tahun 1855 oleh David Livingstone, seorang penjelajah dari Skotlandia. Sebelumnya air terjun ini dinamai "The Mist That Thunders." yang diambil dari tempat dalam Tujuh Keajaiban Alam Dunia. Meskipun bukan yang tertinggi ataupun yang terlebar di dunia, air terjun ini adalah salah satu yang terbesar dan paling menarik. Dengan lebar 1.708 meter dan tinggi dari 108 meter.

3. Huangguoshu Waterfall – China



Huangguoshu (juga dikenal sebagai "Yellow Fruit Tree Waterfall") adalah salah satu air terjun terbesar di Cina (dan Asia secara keseluruhan). Hal ini terletak di Sungai Baihe Anshun, Provinsi Guizhou. Untuk menjelajahi, melihat dan bahkan menyentuh air terjun dari belakang - dari tirai air- adalah melalui gua yang bernama "Shuiliandong". Karena kenyataan ini maka Huangguoshu merupakan salah satu dari sedikit air terjun di dunia yang dapat dilihat dari berbagai sisi-sisinya - belakang, depan, atas, bawah, kiri dan kanan.

4. Angel Falls – Venezuela



Pada ketinggian 1024 m, Angel Falls adalah air terjun tertinggi di dunia. Terletak di Taman Nasional Canapa di Venezuela. Namanya tidak ada hubungannya dengan malaikat; dinamai Jimmie Angel berawal dari penerbang Amerika yang pertama terbang di atas pesawat dan jatuh pada tahun 1933. Air terjun di Venezuela dikenal sebagai Kerepakupai meru (yang dalam bahasa Pemon berarti "air terjun dari tempat yang paling dalam"). The Angel Falls dapat dicapai hanya melalui jalur udara, yang membuat ekspedisi tidak hanya menarik tetapi juga sangat tidak terduga

5. Gullfoss – Iceland



Gullfoss (dari kataicelandic "camar" yang berarti emas dan "fossei" yang berarti air terjun) adalah air terjun terbesar di Eropa dan Islandia yang paling indah. Terletak di barat daya Islandia, di ngarai dari Sungai Hvítá. Gullfoss terdiri dari dua tingkatan - salah satu dengan ketinggian 21 meter dan yang lainnya di ketinggian 11 meter. Dengan kedalaman 70 meter. Air terjun membentuk seperti bagian dari "Golden Circle" - sekelompok geyser dan sumber air panas - tempat tujuan wisata paling populer dan paling menarik di negara ini.

6. Iguazu Falls – Argentina/Brazil



Iguazu Falls terletak di Sungai Iguazu di Taman Nasional Iguazu, yang terletak di perbatasan antara Brazil dan Argentina. Air terjun ini mengambil nama dari kata Guaraní "y" artinya air dan "guasu" yang berarti besar. Iguazu Falls mempunyai lebar keseluruhan 2,7 km. Air terjun utama terletak di kompleks Iguazu, sering disebut Devil's Throat (juga dinamai "Garganta del Diablo" dalam bahasa Spanyol) , juga merupakan garis perbatasan antara kedua negara. Beberapa pulau terpisah oleh air terjun yang lain. Setelah melihat Iguazu, 'First Lady' Amerika Serikat Eleanor Roosevelt dikabarkan beteriak "Poor Niagara!" Tidak diragukan lagi, Iguazu harus berada pada daftar tempat yang harus anda dikunjungi.

7. Steinsdalsfossen – Norway




Steinsdalsfossen adalah air terjun yang paling sering dikunjungi di Norwegia. Hal ini karena tidak terlalu jauh dari Bergen di sungai Fosselva. Steinsdalsfossen sekitar 50 meter tinggi dan berada pada titik terbesar ketika salju mencair pada bulan Mei dan Juni. Sebuah jalan setapak yang berada di belakangnya menjadikan pengunjung lebih nyaman untuk menyaksikan lebih dekat.

8. Giessbach Waterfalls – Switzerland




Air terjun yang indah ini tidaklah diklaim sebagai yang terbesar maupun yang tertinggi didunia. Biasanya orang dapat melihat Giessbach Falls pada kartu pos perjalanan Eropa, hal ini untuk mengkombinasikan semua unsur-unsur alami keindahan di Swiss. Giessbach dikenal sebagai danau sejernih kristal dan diselimuti salju putih di puncak-puncak gunungnya yang dikelilingi tanaman hijau. Giessbach terbentuk oleh 14 kaskade yang terhubung ke Danau Brienz. Tontonan yang begitu memukau!

9. Yellowstone Falls – USA



Yellowstone Falls terletak di Taman Nasional Yellowstone di Wyoming, Amerika Serikat. Yellowstone terbentuk oleh dua air terjun utama di Sungai Yellowstone - Yellowstone Hulu dan Yellowstone Hilir - dan keduanya terletak didalam Grand Canyon yang terkenal. Lower Falls hampir dua kali lebih tinggi Niagara, dan hampir tidak sebanding hanya sekitar 22 meter lebarnya. Lower Falls dikelilingi oleh batu vulkanik dan pegunungan. Diyakini bahwa Jim Bridger orang Amerika kulit putih yang pertama kali melihatnya pada tahun 1846. Tahun 1969 secara resmi dinamai Yellowstone Falls.

10. Beaver Falls – Supai, Arizona, USA




Beaver Falls adalah salah satu dari empat air terjun di ngarai Havasu Creek. Ini diklaim oleh banyak orang sebagai air terjun yang bukan sebenarnya, karena tingginya yang pendek dan faktanya adalah sejumlah bebatuan besar maupun kecil yang terletak dekat satu sama lain. Meskipun ukurannya yang kecil, Beaver Falls adalah yang paling indah diantara rata-rata. Air terjun ini terletak sekitar 9.7 km hilir Supai, dan merupakan yang paling sulit diakses. Sungguh tempat yang paling mantap untuk panjat tebing dan eksplorasi!

Sabtu, 17 Januari 2015

Eve, Manusia Pertama Hasil Kloning


Era manusia super mungkin bakal segera terwujud. Dunia tidak akan kekurangan stok manusia-manusia super genius sekelas Albert Einsten atau Stephen Hawking, atau atlet handal sekelas Carl Lewis atau aktris sensual Jennifer Lopez. Manusia-manusia super itu bakalan tetap lestari di muka bumi. 100% sama persis, yang beda hanya generasinya. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya di bidang rekayasa genetika telah menghilangkan ketidakniscayaan itu. Melalui teknologi cloning, siapapun bisa diduplikasi.
Clonaid, perusahaan Bioteknologi di Bahama, sukses menghasilkan manusia cloning pertama di dunia dengan lahirnya Eve, 26 Desember 2002 lalu. Eve merupakan bayi pertama yang lahir dari 10 implantasi yang dilakukan Clonaid tahun 2002. Dari 10 implan, lima gagal. Empat bayi cloning lainnya akan dilahirkan tahun ini. Clonaid berencana mengimplantasi 20 clone manusia Januari ini. Pada saat bersamaan, para ahli independen akan diundang untuk melihat prosesnya sehingga bisa menyaksikan bagaimana contoh cloning, pertumbuhan embryo dan implantansinya. Kini Eve, berusia 6 tahun, sehat dan kini mulai menginjak pendidikan Taman Kanak Kanak di pinggiran kota Bahama.

Clonaid adalah sebuah perusahaan yang didirikan sekte keagamaan Raelians tahun 1997. Mereka mempercayai kehidupan di bumi diciptakan mahluk angkasa luar melalui rekayasa genetika.
Soal kekhawatiran banyak pihak tentang ketidaksempurnaan hasil cloning pada binatang yang dijadikan model pada cloning manusia, Broisselier, chief executive Clonaid, menandaskan kedua prosedur itu tidak bisa dibandingkan. Masalah yang timbul pada cloning binatang merupakan hasil dari prosedur khusus yang digunakan ilmuwan untuk mereproduksi binatang. Jadi bukan pada proses cloningnya. Selain itu jika dalam proses cloning peneliti Clonaid mendeteksi adanya abnormalitas, janin akan digugurkan.
Brigitte Boisselier menambahkan, bukti ilmiah akan diajukan segera, agar mereka tidak dianggap telah mengarang cerita. Jadi satu-satunya cara adalah mengundang seorang pakar independen ke tempat orang tua bayi itu. Di sana ia bisa mengambil contoh sel dari bayi dan ibunya, untuk kemudian membandingkannya.
Raelian sejauh ini dikenal sebagai sekte agama yang percaya bahwa kehidupan di luar angkasa telah menciptakan kehidupan di bumi. Kelompok yang mendapat pengakuan resmi pemerintah negara bagian Quebec, Kanada, sebagai gerakan agama di tahun 1990-an ini mengklaim memiliki 55 ribu anggota di berbagai penjuru dunia, termsuk Amerika. Kelompok ini memilki sebuah taman yang terbuka untuk umum bernama UFOland, dekat Montreal.
Cloning terhadap manusia (Eve) merupakan sebuah keberhasilan para ilmuwan Barat dalam memanfaatkan sains yang akhirnya mampu membuat sebuah kemajuan pesat yang telah melampaui seluruh ramalan manusia. Betapa tidak, cara ini dianggap sebagai jalan untuk memperbaiki kualitas keturunan: lebih cerdas, kuat, rupawan, ataupun untuk memperbanyak keturunan tanpa membutuhkan proses reproduksi konvensional.
Penelitian cloning pada manusia sebenarnya juga memberikan harapan bagi masa depan dunia kedokteran. Teknik cloning memungkinkan dokter mengidentifikasi penyebab keguguran spontan, memberikan pemahaman pertumbuhan cepat sel kanker, penggunaan sel stem untuk meregenerasi jaringan syaraf, kemajuan dalam penelitian masalah penuaan, genetika dan pengobatan.
Sisi gelap Cloning
Kelahiran Eve merupakan sebuah kejutan. Sebelumnya para ilmuwan bersiap menerima kelahiran bayi cloning pertama ‘karya’ dokter ahli kesuburan Italia, Dr. Severino Antinori, awal Januari 2003. Antinori adalah ahli kesuburan yang piawai. Ia telah mendeklarasikan keberhasilannya mengclone babi dan primata dan berhasil menerobos prosedur fertilitas konvensional dengan membuat seorang wanita hamil pada usia 62 tahun pada 1994.
Kebanyakan ilmuwan setuju, reproduksi manusia dengan cara cloning memang memungkinkan. Namun mereka menekankan, eksperimen seperti itu tidak bisa dipertanggungjawabkan karena tingginya resiko kematian dan gangguan pasca kelahiran.
Ilmuwan Roslin’s Institute, Ian Wilmut yang berperan dalam kelahiran Dolly menegaskan, cloning pada manusia amat mengejutkan karena jumlah kegagalan yang tinggi dan kematian pada bayi yang baru lahir. cloning pada binatang menunjukkan adanya kelemahan. Dolly, mamalia pertama yang berhasil dicloning terbukti menderita arthritis pada usianya yang masih muda.
Domba betina ini dicloning dengan teknik cloning transfer inti sel somatik (sel tubuh). DNA Dolly berasal dari sel tunggal yang diambil dari sel telur induknya yang kemudian difusikan dengan sel ‘mammary’ (sel kelenjar susu). Sel yang telah bergabung berkembang menjadi embryo yang kemudian ditanamkan pada rahim domba pengganti induk. Walau dikatakan berhasil, prosedur cloning ini tidaklah sempurna. Diperlukan 227 percobaan sebelum akhirnya tercipta Dolly.
National Bioethics Advisory Commission mengemukakan, penggunaan binatang guna memahami proses-proses biologi seperti dalam kasus Dolly, memberikan harapan besar bagi kemajuan dunia medis di masa depan. Namun tidak ada pembenaran untuk riset dengan tujuan menghasilkan anak manusia melalui teknik ini. Ini disebabkan, konon, cloning pada manusia lebih rumit dengan resiko yang besar dan sangat potensial terjadi kesalahan. Para ilmuwan khawatir, penggunaan teknik ini pada manusia akan memunculkan malformasi (kelainan bentuk tubuh atau cacat).
Para ilmuwan juga amat risau dengan risiko medik dan ketidakpastian yang berhubungan dengan cloning manusia. Salah satu kekhawatirannya adalah jika seorang bayi di clone, maka kromosomnya akan cocok dengan usia donor. Misalnya seorang anak hasil cloning yang berusia 5 tahun akan tampak seperti berumur 10 karena mendapat kromosom dari donor berusia 5 tahun , dengan disertai risiko penyakit jantung dan kanker
Resiko buruk juga mengintai para wanita yang memutuskan mengandung bayi cloning. Menurut ahli perkembangan embryo pada mamalia, Prof. Richard Gardner, para wanita tersebut beresiko terkena satu jenis kanker yang tidak biasa dan unik pada manusia, yang menyerang rahim, yaitu choriocarcinoma (kanker korion).

Mengacu pada berbagai resiko ini banyak negara melarang dilakukannya riset-riset cloning pada manusia. Presiden AS kala itu Bill Clinton mengeluarkan rekomendasi moratorium atau penghentian riset cloning manusia selama 5 tahun. Hampir semua agama juga melarang teknologi cloning pada manusia.
Bertolak dari kelebihan dan kekurangan teknologi cloning ini, agamawan, ahli politik, ahli hukum dan pakar kemasyarakatan perlu segera merumuskan aturan mengenai penerapan teknologi cloning. Sebab ditangan ilmuwan ‘hitam’, cloning bisa menjadi malapetaka

Rekayasa Genetika


Rekayasa genetika adalah suatu proses manipulasi gen yang bertujuan untuk mendapatkan organisme yang unggul. Rekayasa genetika merupakan salah satu pokok bahasan dalam ilmu Bioteknologi. (cabang ilmu BIologi). Pada artikel ini akan dibahas segala sesuatu yang berkaitan dengan rekayasa genetika.

Mahluk hidup terdiri atas gen, gen mengandung protein yang menjadi pusat atau sumber informasi. Gen yang  menjadi pembawa informasi turun-temurun dari generasi ke generasi bertanggung jawab atas pewarisan genotipik dan fenotipik dari seorang individu. 

Secara ilmiah, rekayasa genetika adalah manipulasi genetik atau perubahan dalam susunan genetik dari suatu organisme. Rekayasa genetika merupakan proses buatan/sintetis dengan menggunakan Teknologi DNA rekombinan. Hasil dari rekayasa genetika adalah sebuah organisme yang memiliki sifat yang diingingkan atau organisme dengan sifat unggul, organisme tersebut sering disebut sebagai organisme transgenik. Rekayasa genetika sangat terkait dengan bidang bioteknologi lain seperti kloning hewan dan kloning manusia.


Rekayasa genetika telah memiliki aplikasi luas di hampir semua bidang yang berkaitan dengan bioteknologi dimana genom organisme yang terlibat. Proses transfer materi genetik dari satu organisme ke organisme lain menggunakan vektor atau pembawa secara ilmiah disebut sebagai transformasi. Bahkan, semua percobaan telah dilakukan pada bakteri, tanaman dan sebagian besar banyak hewan tikus, meskipun eksperimen manusia belum mungkin karena alasan yang jelas.

Metode Transformasi Langsung

Injeksi, macroinjection, teknik / biolistics, elektroporasi, transformasi dimediasi liposome, dan transformasi dengan menggunakan bahan kimia seperti serat silikon karbida pemboman.

Metode Transformasi tidak langsung

Transformasi berbasis vektor, vektor meliputi plasmid bakteri (dimediasi mentransfer Agrobacterium), lamba fag, dan bakteriofag (partikel fag yang sangat efisien dalam mengubah).

Rekayasa Genetika pada Manusia


Pada manusia, teknik ini tetap sama tetapi melibatkan transformasi gen manusia untuk mengubah fenotipe yang ada. Manipulasi genetik telah dilakukan untuk memodifikasi gen mutagenik atau penyakit tertentu coding, sebagai bagian dari mengobati beberapa gangguan genetik, selain memproduksi obat-obatan dan vaksin. Ini juga telah digunakan untuk meningkatkan umur panjang, dan kekebalan dari suatu organisme dan lebih tepat untuk mempelajari ekspresi gen. Rekayasa genetika manusia dikatakan dari 2 jenis, dimana sel-sel somatik somatik diubah dan germline dimana transformasi ini melibatkan perubahan dalam telur atau sel sperma dan dengan demikian mewarisi. Pertama uji coba hampir berhasil manipulasi genetik untuk orang yang menderita parah Gabungan Immunodeficiency (SCID), pada tahun 1990, yang mengakibatkan orang mendapatkan kekebalan fungsional yang mereka dirampas. Rekayasa genetika telah digunakan untuk masalah infertilitas serta dimana tindakan perempuan subur sebagai ibu pengganti dan sukses dalam memproduksi anak. Modifikasi lain dalam genetika manusia pada prioritas rendah karena tingkat keberhasilan telah diragukan.

Langkah-langkah dalam Rekayasa Genetika

Isolasi Gen

Pemilihan gen yang diperlukan dan isolasi merupakan prasyarat untuk memulai proses. Gen yang diinginkan yang akan ditransfer terisolasi dan dikalikan dengan menggunakan PCR (polymerase chain reaction). Atau, mungkin menjadi bagian dari perpustakaan genom (perpustakaan yang mengandung fragmen DNA satu genom tertentu).

Konstruksi

Gen yang terisolasi perlu diperiksa untuk ekspresi. Setiap gen terdiri dari promotor, gen penanda dipilih dan terminator. Daerah promotor bertanggung jawab untuk transkripsi gen yang berakhir pada mencapai wilayah terminator. Gen penanda dipilih menganugerahkan resistensi antibiotik yang membantu untuk membedakan sel berubah. Namun, gen tidak dapat berkembang biak sendiri, bukan harus dikombinasikan dengan DNA asing atau vektor dimana prosesnya dilakukan dengan menggunakan enzim pencernaan pembatasan, enzim ligasi dan kloning molekuler menggunakan polimerase.

Transformasi

Bakteri telah banyak digunakan untuk mengambil gen atau DNA asing dengan bantuan metode transformasi di atas. Setelah integrasi, gen atau DNA bereplikasi menggunakan sistem replikasi host dan menghasilkan banyak salinan dari dirinya sendiri.

Seleksi dan Konfirmasi

Hal ini dimungkinkan untuk membedakan sel-sel berubah dari yang non diubah dengan menumbuhkan mereka di hadapan antibiotik dikodekan oleh gen penanda dipilih. Metode lain adalah dengan menggunakan probe DNA komplementer dengan gen disisipkan yang secara khusus akan mengikat gen yang diinginkan dan dapat ditelusuri dan dikonfirmasi menggunakan pemetaan DNA, teknik elektroforesis seperti Southern blotting, dan Bioassays.

Manfaat Rekayasa Genetika

Manfaat rekayasa genetika yang jelas dalam bidang pertanian, lingkungan, dan produksi pangan. Karena itu, karena itu adalah sebuah lapangan yang melibatkan terlalu banyak penelitian, itu jelas untuk itu untuk memiliki pangsa efek negatif. Mari kita lihat apa yang mereka setelah melalui keuntungan.

Pro

Banyak kelainan genetik, komplikasi seperti diabetes, fibrosis kistik telah disembuhkan dengan rekayasa genetika pada manusia karena melibatkan penghapusan gen yang rusak dan sel-sel memodifikasi untuk menghasilkan sifat yang diinginkan yang hilang sebelumnya, dengan terapi gen. Insulin dan hormon pertumbuhan manusia adalah contoh terbaik dimana gen penyandi hormon ini sedang diubah dalam sel bakteri dalam skala besar untuk meningkatkan produksi hormon.

Hewan kloning dan transformasi telah secara eksklusif dilakukan pada tikus. Pertama hewan berhasil mengubah adalah Dolly, lebih dikenal sebagai domba kloning meskipun masalah etika telah menjadi kendala utama sejauh penelitian yang bersangkutan.

Rekayasa genetika telah digunakan berulang-ulang untuk menghasilkan hama, tanaman yang tahan penyakit dan juga tanaman bergizi tinggi. Contoh terbaik adalah tanaman kapas Bt dimana Bacillus thureingiensis telah digunakan untuk memasukkan berbagai hama dan gen tahan penyakit pada tanaman.

Makanan yang dimodifikasi secara genetik telah membantu massa dengan jumlah tinggi nutrisi. Beras emas, dan rasa menikmati tomat adalah contoh terbaik dari rekayasa genetika dalam makanan.

Kontra

Karena rekayasa genetika melibatkan eksperimen yang parah, ada kemungkinan tinggi untuk gen untuk menghasilkan mutasi yang tidak diinginkan dan sifat-sifat yang menyebabkan alergi pada tanaman yang menghambat nilai gizi. Ciri-ciri yang dihasilkan dapat menimbulkan patogen baru yang berbahaya bagi seluruh ekosistem.

Teknik ini membutuhkan penyisipan gen yang diinginkan pada lokasi yang tepat yang keahlian diperlukan terutama ketika melibatkan banyak faktor risiko. Juga, transformasi gen tunggal sulit karena kode untuk beberapa sifat.

Rekayasa genetika adalah teknik mahal untuk melaksanakannya. Hal ini membutuhkan tenaga kerja terampil, perangkat yang sangat baik dan akurat dan bahan kimia, dan laboratorium yang sangat canggih yang tidak terjangkau untuk orang awam.

Terakhir, salah satu tidak bisa mengabaikan etika dan masalah yang diperdebatkan yang terlibat dalam penggunaan hewan dan tumbuhan untuk manipulasi yang seharusnya menjadi ciptaan Tuhan '