Minggu, 31 Agustus 2014

Pengertian dan Contoh Seni Lukis

1. Seni lukis adalah salah satu cabang dari seni rupa. Dengan dasar pengertian yang sama, seni lukis adalah sebuah pengembangan yang lebih utuh dari menggambar.
contoh gambar 
 :





2 Seni grafis adalah cabang seni rupa yang proses pembuatan karyanya menggunakan teknik cetak, biasanya di atas kertas. Kecuali pada teknik Monotype, prosesnya mampu menciptakan salinan karya yang sama dalam jumlah banyak, ini yang disebut dengan proses cetak. Tiap salinan karya dikenal sebagai 'impression'. Lukisan atau drawing, di sisi lain, menciptakan karya seni orisinil yang unik. Cetakan diciptakan dari permukaan sebuah bahan , secara teknis disebut dengan matrix. Matrix yang umum digunakan adalah: plat logam, biasanya tembaga atau seng untuk engraving atau etsa; batu digunakan untuk litografi; papan kayu untuk woodcut/cukil kayu. Masih banyak lagi bahan lain yang digunakan dalam karya seni ini. Tiap-tiap hasil cetakan biasanya dianggap sebagai karya seni orisinil, bukan sebuah salinan. Karya-karya yang dicetak dari sebuah plat menciptakan sebuah edisi, di masa seni rupa modern masing-masing karya ditandatangani dan diberi nomor untuk menandai bahwa karya tersebut adalah edisi terbatas.
Contoh gambar :  
 





3 Seni patung adalah cabang seni rupa yang hasil karyanya berwujud tiga dimensi. Biasanya diciptakan dengan cara memahat, modeling (misalnya dengan bahan tanah liat) atau kasting (dengan cetakan).
Contoh gambar




4 Seni instalasi (installation = pemasangan) adalah seni yang memasang, menyatukan, dan mengkontruksi sejumlah benda yang dianggap bisa merujuk pada suatu konteks kesadaran makna tertentu. Biasanya makna dalam persoalan-persoalan sosial-politik dan hal lain yang bersifat kontemporer diangkat dalam konsep seni instalasi ini.
Seni instalasi dalam konteks visual merupakan perupaan yang menyajikan visual tiga dimensional yang memperhitungkan elemen-elemen ruang, waktu, suara, cahaya, gerak dan interaksi
 spektator (pengunjung pameran) sebagai konsepsi akhir dari olah rupa.
Contoh gambar:




 5 Seni Keramik adalah cabang seni rupa yang mengolah material keramik untuk membuat karya seni dari yang bersifat tradisional sampai kontemporer. Selain itu dibedakan pula kegiatan kriya keramik berdasarkan prinsip fungsionalitas dan produksinya.
Contoh gambar :



LISTRIK STATIS DAN LISTRIK DINAMIS

Pada kesempatan ini, saya akan membahas tentang listrik statis dan listrik dinamis beserta gejala-gejalanya. Dan berikut pembahasan saya.

  • 1. Listrik Statis
Listrik statis adalah fenomena kelistrikan dimana muatan listriknya tidak bergerak.
Dalam pembahasan mengenai listrik statis ini tidak membahas mengenai aliran muatan listrik.
Namun yang menjadi pokok bahasan adalah interaksi antar muatan dan fenomena-fenomena yang disebabkan oleh adanya muatan listrik tersebut.
Atau pengertian lainnya adalah listrik yang diam untuk sementara pada suatu benda. Salah satu contoh untuk menghasilkan listrik statis dalam kehidupan kita sehari-hari ialah dengan menggosokkan penggaris plastik dengan kain wool, kaca dengan kain sutra, mika dengan kain wol atau mika dengan kain sutra.
Listrik statis merupakan energi yang dimiliki oleh benda bermuatan listrik. Muatan listrik bisa negatif atau positif. Semua zat terbentuk dari atom-atom. Setiap atom mempunyai inti atom yang terdiri dari proton dan elektron yang mengelilinginya. Proton mempunyai muatan listrik positif, dan elektron mempunyai muatan listrik negatif. Ketika dua zat seperti balon dan tangan kamu saling digosokkan, elektron ditarik dari material yang mempunyai daya tarik yang lemah (tangan) dan menempel pada material yang mempunyai daya tarik yang kuat (balon). Hal ini menyebabkan kedua material menjadi bermuatan listrik. Material yang kehilangan elektron menjadi bermuatan positif dan material mendapatkan elektron menjadi bermuatan negatif. Balon dan tangan merupakan listrik netral (jumlah muatan positif dan negatifnya sebanding) sebelum digosok. Karena jumlah muatan positif dan negatifnya sama. Setelah digosok, balon mempunyai muatan negatif berlebih dan tangan mempunyai muatan positif yang berlebih. Muatan listrik yang tidak sejenis saling tarik menarik, sehingga muatan negatif balon ditarik ke muatan positif tangan karena perbedaan muatannya. 
  •  2. Listrik Dinamis
Listrik dinamis adalah listrik yang mengalir atau listrik yang dapat bergerak.Pengertian lainnya Listrik itu ialah suatu gejala listrik yang diakibatkan oleh muatan listrik yang serta-merta bergerak atau mengalir dalam suatu rangkaian listrik. Cara mengukur kuat arus pada listrik dinamis adalah muatan listrik dibagai waktu dengan satuan muatan listrik adalah coulumb dan satuan waktu adalah detik. Kuat arus pada rangkaian bercabang sama dengan kuata arus yang masuk sama dengan kuat arus yang keluar. Sedangkan pada rangkaian seri kuat arus tetap sama disetiap ujung-ujung hambatan. Sebaliknya tegangan berbeda pada hambatan. Pada rangkaian seri tegangan sangat tergantung pada hambatan, tetapi pada rangkaian bercabang tegangan tidak berpengaruh pada hambatan. Semua itu telah dikemukakan oleh hukum Kirchoff yang berbunyi “jumlah kuat arus listrik yang masuk sama dengan jumlah kuat arus listrik yang keluar”. Berdasarkan hukum ohm dapat disimpulkan cara mengukur tegangan listrik adalah kuat arus × hambatan. Hambatan nilainya selalu sama karena tegangan sebanding dengan kuat arus. tegangan memiliki satuan volt(V) dan kuat arus adalah ampere (A) serta hambatan adalah ohm.
Demikian, pembahasan dari saya, semoga bermanfaat ^_^

Minggu, 17 Agustus 2014


IPS: NEGARA MAJU DAN NEGARA BERKEMBANG




Pada kesempatan ini, saya akan membahas tentang negara maju dan negara berkembang berikut pengertian, ciri atau kriteria, serta penyebarannya. Pada masa sekarang, globalisasi memiliki pengaruh yang sangat besar bagi perkembangan negara-negara di dunia. Pada dasarnya, negara dari tingkat perkembangannya, dibedakan menjadi dua yakni negara maju dan negara berkembang. Berikut sedikit pembahasan dari saya.
A. PENGERTIAN

1. NEGARA MAJU

Negara maju adalah negara yang memiliki pendapatan tinggi dan sudah mengalami kemajuan pembangunan. 

2. NEGARA BERKEMBANG

Negara berkembang adalah negara yang sedang mempunyai pendapatan rendah dan masih sibuk oleh urusan pembangunan.Oleh karena itu,negara berkembang juga bisa dibilang dengan negara yang sedang membangun.

Yang dimaksud membangun adalah satu bentuk perubahan sosial yang direncanakan untuk menuju ke masyarakat modern dan menjadi lebih maju
B. KRITERIA
          Untuk dapat dikatakan sebagai negara maju ataupun negara berkembang, Tentunya ada kriteria-kriteria tertentu. Berikut kriteria-kriteria negara maju dan berkembang beserta indikatornya
NO
INDIKATOR
NEGARA MAJU
NEGARA BERKEMBANG
1.
Sumber Daya Manusia
Kualitas SDM terhadap IPTEK umumnya tinggi.
Kualitas SDM terhadap IPTEK belum tinggi.
2.
GNP (Gross National Product)
GNP > 1000 dolar Amerika
GNP < 1000 dolar Amerika
3.
Jumlah Pengangguran
Banyak lapangan kerja dan kualitas SDM tinggi sehingga angka pengangguran tergolong rendah

Kurang terbukanya lapangan kerja dan kualitas SDM rendah sehingga angka pengangguran tinggi dan cenderung terus bertambah
4.
Mata Pencaharian
Dalam sektor sekunder seperti perindustrian dengan mesin teknologi tinggi.
Dalam sektor primer seperti agraris dan maritim dengan peralatan tradisional
5.
Pertumbuhan Penduduk
Angka pertumbuhan penduduk umumnya rendah karena negara berhasil menekan angka kelahiran.
Angka pertumbuhan penduduk tinggi karena belum berhasil menekan angka kelahiran yang semakin bertambah
6.
Pengatasan Krisis Lingkungan Hidup
Krisis LH dapat segera diatasi karena bisa menemukan sebab-sebab dan cara mengatasinya.
Krisis LH pada kenyataannya cenderung dibiarkan tanpa ada usaha yang baik.
7.
Fasilitas oleh Pemerintah
Kebutuhan fasilitas tinggi dan pemerintah dapat memberikan fasilitas yang baik.
Kebutuhan fasilitas tinggi, namun pemberian pemeritah kadang kurang berkualitas sehingga kurang optimal
8.
Perekonomian
Keadaan perekonomian lebih maju dan lebih baik.
Keadaan perekonomian kurang maju dan makin tingginya angka pengangguran.
9.
Teknologi
Masyarakat neara maju pada umumnya memiliki kualitas SDM tinggi sehingga dapat mengoperasikan dan menciptakan teknologi nya sendiri.
Negara berkembang umumnya menggunakan teknologi yang merupakan produk impor dari negara lain karena belum dapat memproduksinya sendiri.
10.
Komoditas Ekspor
Berupa produk olahan industri.
Berupa hasil bumi.
11.
Kemandirian Masyarakat.
Karena umumnya berpendidikan tinggi, masyarakat negara maju memiliki kesadaran untuk mandiri.
Umumnya masyarakatnya kurang sadar akan pentingnya kemandirian karena memang kebanyakan tidak mengetahuinya.
12.
Pelayanan Kesehatan
Pelayanan kesehatan baik sehingga tingkat kesehatan masyarakatnya baik.
Pelayanan kesehatan masih kurang baik dan merata menjangkau seluruh masyarakat.
13.
Usia Harapan Hidup Warga Negara
Usia harapan hidup tinggi karena tingkat kesehatan baik dan kesadaran akan pentingnya kesehatan tinggi.
Usia harapan hidup tidak terlalu tinggi atau bahkan rendah karena kurangnya kesadaran dan tingkat kesehatan juga kurang.
14.
Pengolahan Sumber Daya Alam
Mampu mengolah SDA dengan maksimal.
Pengolahan SDA umumnya masih kurang maksimal.
15.
Ketergantungan Warga Negara pada Alam
Umumnya tidak bergantung pada alam.
Sangat bergantung pada alam/
16.
Hukum
Terwujudnya keadilan sosial.
Hukum belum ditegakkan seadil-adilnya.
17.
Politik
Sangat jarang terjadi konflik dan kestabilan negara terjaga.
Sering terjadi konflik dan sistem politik masih belum terlihat mapan.
18.
Intensitas Mobilitas
Umumnya di negara maju intensitas mobilitasnya tinggi.
Umumnya di negara berkembang, intensitas mobilitas relatif rendah.
19.
Pendidikan
Mampu menciptakan sistem pendidikan sistematis dan menjangkau seluruh warganya sehingga menghasilkan kualitas SDM yang tinggi.
Belum semua warga negara terjangkau sehingga kualitas relatif rendah dan banyak anak putus sekolah.







C. PERSEBARAN



Warna Hijau : Negara Maju
Warna Kuning : Negara Menengah
Warna Merah : Negara Berkembang


        1.WILAYAH PERSEBARAN NEGARA MAJU
      Wilayah persebaran negara maju di dunia sebagian terletak di belahan bumi utara, yang meliputi Benua Eropa : Inggris, Prancis, Belanda, Jerman, Spanyol, Swedia, Norwegia, Finlandia, Denmark, Belgia dan Swiss, Benua Asia : Jepang, Korea Selatan dan Taiwan, Benua Amerika : Kanada dan Amerika Serikat. Selain negara tersebut diatas, Australia dan New Zealand juga termasuk negara maju yang terletak di belahan bumi selatan.

2. WILAYAH PERSEBARAN NEGARA BERKEMBANG
       
Wilayah persebaran negara berkembang sebagian besar terletak di belahan bumi selatan, yang meliputi Benua Asia, Benua Amerika dan Benua Afrika.
        A. Wilayah persebaran negara berkembang di     Benua Asia
1. Asia Tengah : Kazakstan, Uzbekistan, Turkmenistan, Tajikistan, Kirgiztan.
2. Asia Selatan : Bangladesh, India, Pakistan, Nepal, Bhutan dan Sri Lanka.
3. Asia Tenggara : Indonesia, Singapura, Myanmar, Filipina, Thailand, Kamboja, Vietnam, Laos, Malaysia, Timor Leste dan Brunei Darussalam.
4. Asia Barat Daya (Timur Tengah):
Irak, Iran, Turki, Arab Saudi, Yaman, Oman, Lebanon dan Syria.

        B. Wilayah persebaran negara berkembag di benua Amerika
1. Amerika Tengah : Meksiko, Guatemala, Honduras, El Savador, Panama, Belize dan Kosta Rika.
2. Kepulauan Karibia : Kuba, Haiti, Dominika, Jamaika, Bahama, Barbados, Trinidad dan Tobago.
3. Amerika Selatan : Bolivia, Ekuador, Brazil, Kolombia, Venezuela, Chili, Uruguay, Paraguay, Guyana, Peru, Suriname.

       
        C. Wilayah persebaran negara berkembang di Benua Afrika
Dibenua Afika terdapat kurang lebih 55 dan sebagian besar merupakan negara berkembang dan negara miskin. Contoh negara berkembang yaitu Kenya, Nigeria, Mesir, Sudan , Angola dan Kongo

Sekian post dari saya semoga bermanfaat ^-^






Kamis, 07 Agustus 2014


FISIKA : PERKEMBANGAN TEORI ATOM

    Atom, mungkin sudah sangat sering bagi kita mendengarnya. Namun, apa sebenarnya kita sudah mengerti apa itu atom dan perkembangan teorinya? Teori atom terus berkembang dari masa ke masa seiring perkembangan ilmu pengetahuan. Sampai sekarang pun para ilmuan masih terus mengembangkannya demi memperoleh fakta untuk membuktikan teori yang baru.
     Lalu, bagaimanakah sebenarnya teori atom yang telah dikemukakan para ilmuan terdahulu? Berikut pembahasannya.

1. Teori Atom John Dalton
John Dalton mengemukakan hipotesa tentang atom berdasarkan hukum kekekalan massa (Lavoisier) dan hukum perbandingan tetap (Proust). Teori yang diusulkan Dalton:
  • Atom merupakan bagian terkecil dari materi yang sudah tidak dapat dibagi lagi.
  • Atom digambarkan sebagai bola pejal yang sangat kecil, suatu unsur memiliki atom-atom yang identik dan berbeda untuk unsur yang berbeda.
  • Atom-atom bergabung membentuk senyawa dengan perbandingan bilangan bulat dan sederhana. Misalnya air terdiri atom-atom hidrogen dan atom-atom oksigen
  • Reaksi kimia merupakan pemisahan atau penggabungan atau penyusunan kembali dari atom-atom, sehingga atom tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan.
                                          Model atom dalton
Kelebihan dari teori Dalton ini adalah memulai minat terhadap penelitian mengenai model atom.
Kelemahannya adalah tidak menerangkan hubungan lautan senyawa dan daya hantar arus listrik, jika atom merupakan bagian terkecil dari suatu unsure dan tidak dapat dibagi lagi.
2. Teori Atom J.J Thomson
Setelah penemuan proton oleh Goldstein di tahun 1886 dan elektron oleh J.J. Thomson di tahun 1897. Kemudian pada tahun 1898 J.J Thomson mengemukakan model atomnya. Model atom Thomson menyatakan bahwa atom berbentuk bulat dimana muatan listrik positif yang tersebar merata dalam atom dinetralkan oleh elektron-elektron yang bermuatan negatif yang berada di antara muatan positif.
Model atom Thomson didasarkan pada asumsi bahwa massa elektron lebih kecil dari massa atom, dan elektron merupakan partikel penyusun atom. Karena atom bermuatan netral, maka elektron yang bermuatan negatif akan menetralkan suatu muatan positif dalam atom. Hal ini mendukung keberadaan proton dalam atom.
Model Atom Thomson “Roti Kismis”
Kelebihan teori atom Thomson ini adalah membuktikan adanya partikel lain yang bermuatan negative dalam atom. Berarti atom bukan merupakan bagian terkecil dari suatu unsure. Selain itu juga memastikan bahwa atom tersusun dari partikel yang bermuatan positif dan negative untuk membentuk atom netral. Juga membuktikan electron terdapat dalam semua unsure.
Kelemahannya adalah belum dapat menerangkan bagaimana susunan muatan positif dalam bola dan jumlah electron

3. Teori Atom Rutherford
  Eksperimen yang dilakukan Rutherford adalah penembakan lempeng tipis dengan partikel alpha atau lebih dikenal dengan penembakan sinar alpha. Ternyata partikel itu ada yang diteruskan, dibelokkan atau dipantulkan. Berarti di dalam atom terdapat susunan-susunan partikel bermuatan positif dan negatif.
Hasil penelitian Rutherford sekaligus menggantikan model atom Thomson, Rutherford mengajukakan model atom yang menyatakan bahwa atom tersusun dari inti yang bermuatan positif dikelilingi oleh elektron-elektron yang bermuatan negatif, seperti planet mengelilingi matahari.
Model atom Rutherford
Massa atom terpusat pada inti dan sebagian besar volum atom merupakan ruang hampa/kosong. Karena atom bersifat netral, maka jumlah muatan positif dalam inti (proton) harus sama dengan jumlah elektron.
Kelebihan teori atom Ritherford adalah menyatakan bahwa atom tersusun dari inti atom dan electron yang mengelilingi inti. Kelemahannya, model tersebut tidak dapat menerangkan mengapa electron tidak pernah jatuh ke inti sesuai dengan teori fisika klasik.

4. Model Atom Borh
   Niels Bohr dengan percobaannya menganalisa spektrum warna dari atom hidrogen yang berbentuk garis. Hipotesis Bohr adalah :
  • Atom terdiri dari inti yang bermuatan positif dan dikelilingi oleh elektron yang bermuatan negatif di dalam suatu lintasan.
  • Elektron dapat berpindah dari satu lintasan ke yang lain dengan menyerap atau memancarkan energi sehingga energi elektron atom itu tidak akan berkurang. Jika berpindah lintasan ke lintasan yang lebih tinggi maka elektron akan menyerap energi. Jika beralih ke lintasan yang lebih rendah maka akan memancarkan energi.
Model atom Bohr
Kelebihan atom Bohr adalah bahwa atom terdiri dari beberapa kulit untuk tempat berpindahnya elektron.
Kelemahan model atom ini adalah: tidak dapat menjelaskan spekrum warna dari atom berelektron banyak. Sehingga diperlukan model atom yang lebih sempurna dari model atom Bohr.